Kuliah Umum di Jurusan Sejarah FIS UNP dalam momen peringatan Hari Kartini

Created on Wednesday, 11 May 2016 Published Date

 

Jumat,27 April 2016, Masih dalam euforia Hari Kartini, Jurusan Sejarah  FIS UNP mengadakan kuliah umum bertemakan Relasi Gender dalam Sejarah : Dominasi Paradigma Domestikasi dalam Sejarah Indonesia, dengan pemateri ibu Dr. Siti Fatimah, M.pd, M.Hum.

Kegiatan ini dilaksanakan di Labor Komputer FIS UNP. Meski  terkendala karena keterbatasan ruangan untuk mengadakan kuliah umum  (mengingat FIS masih dalam proses pembangunan gedung baru) namun kuliah umum ini berjalan lancar dan mendapat respon  yang positif dari mahasiswa jurusan sejarah, sekitar 35 orang mahasiswa jurusan sejarah FIS UNP memenuhi labor komputer FIS UNP untuk mengikuti kuliah umum ini. Tidak hanya dihadiri oleh Mahasiswa, Kuliah Umum ini juga dihadiri oleh ketua jurusan sejarah,ibu Dr. Erniwati, SS, M.Hum, Bapak  Abdul Salam, S. Ag, M.Hum,  Bapak Ridho Bayu Yefterson, M.pd ,ibu Azmi Fitrisia, M.Hum Ph.D, ibu Rahmuliani Fithriah, M.Hum, dan ibu Yelda Syafrini, M.Hum

Menurut Ibu Fatimah, Gender tidaklah sama dengan Feminis, jika Feminis adalah paham/gerakan yang berawal dari Eropa yang lebih mengkaji tentang wanita maka Gender adalah Sejarah yang dikaji secara Androginius, yaitu sejarah yang tidak bias gender,yang menempatkan posisi dan peran kedua jenis kelamin secara adil sesuai dengan indikator sejarah akademis,Artinya, Gender tidak hanya mengkaji tentang perempuan semata, namun mengkaji keduanya secara berimbang. Dalam kuliah umum ini, ibu Fatimah juga membagi Relasi gender dalam beberapa masa, mulai dari masa Pra sejarah/Pra aksara hingga Reformasi, untuk masa Reformasi, Beliau menyebutnya dengan  bentuk Mencari Identitas,Beliau menjelaskan bagaimana pada masa Reformasi, Kajian relasi Gendernya menjelaskan, bahwa Kedudukan  Perempuan masa Reformasi  masih dalam proses mencari identitas. Yang menarik dari kuliah ini, ketika beberapa audien memunculkan permasalahan yang sedang hangat dibicarakan pada saat ini, yaitu maslah LGBT. Maka dari itu, untuk permasalaahan ini, Ibu Fatimah menyarankan agar kita tidak terpengaruh dan tidak ikut-ikutan dengan fenomana sosial LGBT  yang merupakan bentuk hubungan yang tidak sehat yang diprakarsai oleh Eropa.

Ketua Jurusan Sejarah, Ibu Erniwati mengatakan bahwa kuliah umum ini akan di jadikan agenda rutin Jurusan sejarah setiap bulannya, agenda ini merupakan program dari labor jurusan sejarah, dan direncanakan akan berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Sejarah FIS UNP. Agenda ini diharapkan mampu menambah wawasan dan mempertajam cara berfikir kritis mahasiswa. (MMzr)

 

Tuesday the 26th. Affiliate Network Reviews. FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI PADANG ADMIN IT : INFO@FIS.UNP.AC.ID / RUDMAHES@UNP.AC.ID
Copyright 2012

©