Manalisiak Jajak-Jajak Sejarah Kolonial di Bumi Rafflesia (KKL Jurusan Sejarah)

Created on Wednesday, 03 May 2017 Published Date

Perjalanan 4 hari ke bumi Raflesia telah banyak memberikan pengetahuan dan pengalaman yang sangat berharga !!

KKL: Foto bersama Mahasiswa jurusan Sejarah FIS UNP angkatan 2015 di depan gedung baru FIS  dengan Dekan FIS UNP beserta para Dosen Sejarah dalam acara pelepasan KKL ke Bengkulu dengan tema “Manalisiak Jajak-Jajak Sejarah Kolonial di Bumi Rafflesia”, dalam rangka memenuhi tugas akhir dari mata kuliah Sejarah Indonesia Zaman Pengaruh Barat, Kamis [27/04]. f/Dahliana

Kamis (27/4) Mahasiswa jurusan Sejarah FIS UNP angkatan 2015  mengadakan kuliah kerja lapangan (KKL) ke Bengkulu dengan tema “Manalisiak Jajak-Jajak Sejarah Kolonial di Bumi Rafflesia”. Ketua Pelaksana, Muhammad  Arif Rahim, mengatakan KKL ini di ikuti oleh 87 peserta serta 7 orang dosen pembimbing, dan dilakukan selama 4 hari .Kegiatan ini dilakukan untuk menelusuri objek-objek sejarah kolonial yang ada di Provinsi Bengkulu dalam rangka memenuhi tugas akhir dari mata kuliah Sejarah Indonesia Zaman Pengaruh Barat.

Pada hari pertama  Mahasiswa jurusan Sejarah FIS UNP angkatan 2015  melakukan pelepasan KKL di depan gedung baru FIS bersama dengan Dekan FIS UNP. Dekan FIS, Prof. Dr. Syafri Anwar, M. Pd mengatakan bahwa kegiatan ini sesuai dengan kajian filsafat yaitu kebenaran yang koherensif sehingga mahasiswa dapat mencocokan antara materi yang dipelajari dengan fakta yang ada dilapangan. Tidak hanya jurusan sejarah, KKL juga dilakukan oleh jurusan lain seperti Sosiologi dan Geografi. Dekan FIS juga mengatakan dalam suatu waktu ketiga jurusan tersebut dapat melaksanakan kuliah bersama.   “Kedepannya diharapkan 3 rumpun jurusan ilmu sosial yaitu sejarah, geografi, dan sosiologi dapat melaksanakan kuliah integrasi, karena ketiga jurusan ini saling berkaitan, selanjutnya diharapkan juga hasil dari KKL Jurusan Sejarah ini dipajangkan di mading HIMA dan lainnya, sekaligus untuk melatih mahasiswa giat menulis”. Ujarnya.

Berdasarkan kesepakatan sebelumnya KKL ini dilakukan pada 4 tempat sekaligus pada hari yang sama. “KKL ini dilakukan di Museum Bengkulu, Rumah Kediaman Bung Karno, Rumah Fatmawati dan Benteng Marlborough, disini banyak terdapat sejarah yang berkaitan dengan masa kolonial  Inggris di Indonesia”. Ujar Dahliana Sar’i, yang merupakan salah satu panitia KKL.

Selain itu Dekan FIS juga berpesan kepada peserta KKL agar dalam melaksanakan kegiatan ini, peserta dapat menjaga kesehatan, dan menjaga nama baik Almamater tercinta. Pelepasan ini diresmikan tepat pada 11.34 WIB oleh Dekan FIS UNP. Perjalanan KKL Mahasiswa jurusan Sejarah FIS UNP angkatan 2015, dimulai dari kota Padang dengan rute melewati jalur lintas tengah Sumatera, menggunakan 2 bus Pariwisata.

Pada kesesokan harinya, jum’at (28/04), barulah mereka sampai ketempat tujuan yaitu Bumi Rafflesia nan kaya akan jejak sejarah kolonial. Hari pertama sampai di Bengkulu, mereka langsung melakukan KKL ke Museum Bengkulu. Di museum ini peserta diharuskan mendapatkan data-data yang dibutuhkan sebanyak-banyaknya. Para peserta telah di bagi ke dalam kelompok-kelompok yang telah ditentukan dan bekerja sesuai dengan kelompok masing-masing. Dalam setiap kelompok telah ada satu orang dosen pembimbing untuk membimbing para peserta. Setelah selesai peserta langsung meninggalkan Museum dan langsung menuju Hotel Grage Horizon yang berlokasi dekat dengan objek wisata Pantai Panjang. Setelah tiba di hotel para peserta laki-laki langsung menuju masjid Raya untuk menunaikan sholat Jum’at, sedangkan peserta perempuan melakukan Ishoma di Hotel. Setelah Ishoma tepatnya pada pukul 14.00 WIB, KKL dilanjutkan ke rumah Kediaman Bung Karno dan rumah ibu negara RI pertama yaitu rumah Fatmawati.

Di rumah Kediaman Bung Karno dan rumah Fatmawati ini peserta mendapatkan tugas mewawancarai masyarakat sekitar untuk mendapatkan informasi mengenai sejarah dan perkembangan mengenai kedua rumah bersejarah ini. Selain itu,  para peserta juga mengambil foto untuk dokumentasi. Pada pukul 16.00 WIB, dilanjutkan menuju objek utama dari tujuan KKL ini yaitu Fort Marlborough (1713-1719)  yang merupakan benteng peningggalan Kolonial Inggris di Bengkulu. Pada kali ini,  para peserta ditugasi untuk mencari informasi mengenai gambaran geografis benteng, sejarah berdirinya benteng dan pentingnya (guna dan manfaat didirikannya) benteng selama pemerintahan Inggris, Belanda, dan pada masa RI hingga saat ini. Waktu yang diberikan kepada peserta untuk mencari data dan informasi di Benteng ini lebih banyak dari pada objek tujuan KKL yang lain yaitu selama 2 jam. Para peserta terlihat sangat antusias dengan kekokohan bangunan bersejarah ini yang telah berdiri semenjak tahun 1713 hingga saat ini, dan mereka juga mendapatkan banyak pengetahuan baru mengenai perbedaan benteng Fort Marlborough yang ada di Bengkulu dengan benteng-benteng yang ada di Sumatera Barat. “Fort Marlborough bentuknya sangat tertata, kokoh dan letaknya sangat strategis, dilengkapi dengan meriam-meriam yang menghadap kelaut serta dikelilingi oeleh parit ring, beda sekali dengan yang ada di Sumatera Barat.” Ujar Anisa Yulia, salah satu peserta KKL. Sore harinya sebelum Maghrib, para peserta telah sampai kembali ke Hotel dan beristirahat.

Sabtu (29/04), para peserta KKL telah selesai dengan tujuan utama KKL mereka mencari data dan informasi sebanyak-banyaknya di Museum Bengkulu, Rumah Kediaman Soekarno dan Rumah Fatmawati dan Benteng Marlborough. Sebelum Check-Out dari Hotel mereka mengisi waktu luang dengan mengadakan Outbond. Setelah Check-Out para peserta kembali pulang ke Padang, tapi sebelumnya mereka tak lupa membeli oleh-oleh khas Bengkulu untuk keluarga tercinta. Perjalanan yang ditempuh untuk kembali ke Kota Padang melalui Lintas Barat Sumatera. Sebelum menuju Kota Padang,  Minggu (30/04) peserta KKL yaitu Mahasiswa jurusan Sejarah FIS UNP angkatan 2015 beserta Dosen Pembimbing menyempatkan diri untuk singgah di Objek Wisata Pantai Carocok di Kota Painan terlebih dahulu untuk refresing sejenak, dan setelah itu baru kembali menuju Kota Padang. Para peserta KKL mengakui mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang berharga melalui kunjungan lapangan ke objek-objek sejarah, mereka sampai di Kota Padang pada Mingggu (30/04) tepat pada jam 17.30 WIB dan dan rangkaian kegiatan KKL ini ditutup oleh sekeretaris jurusan Sejarah Dr. Ofianto. M, Pd.  (Venny Sindya Fitri15)

Saturday the 18th. Affiliate Network Reviews. FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI PADANG ADMIN IT : INFO@FIS.UNP.AC.ID / RUDMAHES@UNP.AC.ID
Copyright 2012

©